Google+ siap melawan facebook

Salam.

Google telah berkali-kali mencoba menantang dominasi facebook di ranah social network dengan meluncurkan google buzz, dan google wave. Penulis sendiri pernah mencicipi 2 layanan jejaring social besutan google tsb, namun belum bisa berpaling dari facebook.  Semua itu terjadi karena buzz dan wave tidak memiliki nilai tambah dibanding facebook. Sehingga pengguna lebih memilih facebook karena jaringan pertemanan mereka yang sudah terjalin dengan baik di facebook.

Seperti posting slide-share di blog ini setahun yang lalu, bahwa facebook memiliki kekurangan yang membuat kita tidak bisa berinteraksi layaknya di dunia nyata. Di facebook, kita menempatkan semua teman kita pada satu group besar tanpa adanya pemisahan satu sama lain, sehingga status update yang kita lakukan di facebook akan di baca oleh seluruh teman kita tanpa adanya filter. Padahal sebenarnya kita tidak ingin status tersebut di baca oleh bos kita, atau rekan kerja kita, atau orang tua kita, atau anak kecil dan sebagainya. Hal inilah yang menyebabkan orang berpikir 2 kali atau lebih dalam memposting status, sehingga status yang diposting tidak original dan tidak menggambarkan kehidupan nyata yang sebenarnya. Atau jika ada seorang pengguna facebook pemula yang belum mengerti konsep ini akan sembarang update status dan mengganggu teman2-nya di facebook.

Hal ini lah yang google coba tawarkan pada google+, dengan fitur “circle” pengguna dapat berbagi hal yang berbeda dengan orang yang berbeda. Jadi berbagi hal-hal yang tepat dengan orang yang tepat tidaklah sulit lagi. “Circles” mempermudah dalam mengelompokkan teman kuliah, teman sma, keluarga, rekan kerja, dan bos dalam suatu lingkaran tersendiri -seperti kehidupan nyata-

Hangouts adalah fitur google plus yang memungkinkan pengguna untuk membuat pertemuan secara instan dengan video conference. Pengguna dapat menentukan siapa saja yang dapat melihat dan masuk dalam pertemuan apakah orang2 tertentu atau semua orang dalam circle tertentu. Dan setelah itu pengguna tinggal menunggu siapa saja yang masuk dalam pertemuan dan bercakap-cakap secara face to face.

Instant Upload adalah fitur Google+ yang memungkinkan semua foto dan video yang dicapture oleh handheld pengguna tersinkronisasi secara otomatis dengan folder foto pribadi Google+. Selanjutnya terserah pengguna, foto dan video mana saja yang akan dibagi dengan teman-temannya.

Sparks adalah fitur RSS Feed pada Google+ yang memungkinkan pengguna mengumpulkan informasi tentang hal-hal yang diminati untuk kemudian dapat melihat, membaca dan membaginya dengan teman di saat waktu luang.

Huddle menyempurnakan fungsi gtalk dalam hal groups chat. Seperti kita ketahui gtalk belum menyediakan conference chat seperti YM miliki. Untuk dapat melakukan groups chat kita harus membuat group tersebut terlebih dahulu di http://partychapp.appspot.com/ Huddle memudahkan pengguna Google+ untuk membuat group chat secara instant tanpa harus melakukan setting yang cukup menyita waktu.

Bagi yang ingin mencoba demo-nya silahkan klik link ini. Untuk sementara ini google+ masih melakukan field trial kepada lingkungan terbatas, jadi layanannya belum bisa digunakan secara umum.

Salam..

Share

About this entry